Lihat stimulus/bacaan
Teks 1:
Penggunaan kantong plastik sekali pakai harus segera dihentikan total di seluruh pasar tradisional. Plastik memerlukan waktu ratusan tahun untuk terurai sehingga merusak ekosistem tanah dan sungai. Sampah plastik yang menyumbat saluran air juga menjadi penyebab utama banjir saat musim hujan tiba. Oleh karena itu, masyarakat wajib membawa tas belanja ramah lingkungan sendiri dari rumah demi menjaga kelestarian alam dan keselamatan bersama.
Teks 2:
Larangan kantong plastik sekali pakai memang berniat baik, tetapi penerapannya di pasar tradisional tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Para pedagang kecil merasa keberatan karena harga kantong pengganti berbahan kain masih cukup mahal. Selain itu, pembeli sering kali lupa membawa kantong sendiri sehingga transaksi jual beli menjadi terhambat. Pemerintah seharusnya menyediakan fasilitas kantong ramah lingkungan bersubsidi terlebih dahulu sebelum menerapkan sanksi tegas.
Berdasarkan kedua teks tersebut, apa perbedaan sudut pandang antara penulis Teks 1 dan Teks 2 mengenai larangan kantong plastik?
ATeks 1 menolak larangan plastik secara total, sedangkan Teks 2 mendukung penuh tanpa syarat.
BTeks 1 berfokus pada dampak lingkungan, sedangkan Teks 2 berfokus pada kesiapan ekonomi pedagang kecil.
CTeks 1 mengusulkan subsidi kantong kain, sedangkan Teks 2 meminta pemberian sanksi langsung kepada pembeli.
DTeks 1 menganggap banjir disebabkan oleh pedagang, sedangkan Teks 2 menganggap pembeli membuang sampah sembarangan.