Kembali ke Daftar Soal
BerbayarSesuai Kisi-kisi PusmendikKelas 6Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia TKA — Paket 8: Teks argumentatif dan persuasif

Paket lanjutan: teks yang berisi klaim, alasan, dan bukti: mengidentifikasi thesis, mengevaluasi kekuatan argumen, menemukan kelemahan logika, dan membedakan fakta dari opini. 30 soal HOTS, 75 menit.

30
Soal
75m
Waktu
Rp15.000
Akses Penuh

Paket ini termasuk dalam Akses Penuh — Rp15.000 untuk semua paket berbayar selama 30 hari. Tanpa langganan otomatis.

12 soal pilihan ganda10 soal multi-jawaban8 soal benar/salah
Harga spesial early user — khusus 100 pengguna pertamasisa 100 kuota

Pembayaran aman diproses lewat Mayar (QRIS, transfer bank, e-wallet).

  • Semua 30 soal paket ini plus seluruh paket berbayar Matematika & Bahasa Indonesia.
  • Paket baru yang ditambahkan selama masa akses ikut terbuka, tanpa biaya tambahan.
  • Pembahasan tiap soal terbuka supaya orang tua bisa mendampingi.
Punya kode dari guru? Masukkan di sini Masuk dengan Akun

Topik yang dicakup

  • Teks argumentatif dan persuasif

Contoh soal

Cuplikan asli dari paket ini, satu untuk tiap tipe soal. Kunci jawaban dan pembahasan terbuka setelah paket dikerjakan.

Pilihan ganda
Lihat stimulus/bacaan
Sejak awal tahun lalu, Komunitas Peduli Pesisir di Desa Bahari gencar menggalakkan gerakan 'Bumi Tanpa Plastik'. Gerakan ini berfokus pada pengurangan sampah plastik sekali pakai yang mencemari kawasan pantai tempat penyu bertelur. Pada tahap awal, komunitas membagikan seribu tas kain secara gratis kepada ibu-ibu rumah tangga dan para pedagang pasar tradisional. Selain itu, mereka memasang papan imbauan di titik-titik strategis dan mengadakan diskusi kelompok setiap akhir pekan.
Meskipun demikian, tantangan besar tetap dihadapi oleh para relawan. Kebiasaan masyarakat yang telanjur nyaman menggunakan kantong plastik konvensional sulit diubah dalam waktu singkat. Beberapa warga lanjut usia kerap lupa membawa tas kain ketika berbelanja mendadak ke warung tetangga. Untuk mengatasi hal ini, para relawan tidak patah semangat. Mereka mendatangi warga dari rumah ke rumah guna memberikan pemahaman tentang bahaya mikroplastik bagi kesehatan ikan yang biasa dikonsumsi oleh warga desa.
Kerja keras perlahan mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Dalam laporan evaluasi bulanan terbaru, volume sampah plastik di sepanjang bibir pantai Desa Bahari tercatat turun hingga 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pemilik warung kelontong pun mulai menyediakan kardus bekas sebagai pengganti kantong plastik bagi pembeli yang lupa membawa wadah sendiri. Meskipun kesadaran warga belum mencapai seratus persen, kolaborasi antara komunitas dan masyarakat ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk menyelamatkan ekosistem laut.
Berdasarkan teks di atas, manakah pernyataan yang paling tepat mengevaluasi strategi penggunaan kemasan plastik ramah lingkungan yang digagas oleh Komunitas Peduli Pesisir?
AStrategi tersebut terbukti gagal total karena warga desa masih lebih memilih menggunakan kantong plastik konvensional saat berbelanja di warung harian.
BStrategi tersebut berhasil secara bertahap melalui pendekatan edukasi dan penyediaan alternatif pengganti, meskipun masih memerlukan waktu agar kesadaran warga sepenuhnya merata.
CStrategi tersebut berjalan sangat instan karena seluruh nelayan dan pedagang langsung meninggalkan kantong plastik sekali pakai dalam waktu satu minggu.
DStrategi tersebut hanya berfokus pada pembersihan sampah di pantai tanpa memikirkan solusi pencegahan di sumbernya yaitu rumah tangga.
Pilihan ganda kompleks — jawaban benar bisa lebih dari satu
Lihat stimulus/bacaan
Pantai Sukamade di Jawa Timur dikenal sebagai surga tersembunyi bagi penyu hijau untuk mendarat dan bertelur. Namun, dalam satu dekade terakhir, populasi penyu ini mengalami tekanan berat. Alih fungsi lahan pesisir menjadi kawasan wisata komersial dan pemukiman warga telah mempersempit area pasir yang sunyi, tempat penyu biasa meletakkan telurnya. Selain itu, ancaman pencemaran sampah plastik di laut turut memicu kematian penyu karena mengira sampah tersebut adalah ubur-ubur makanan mereka.
Melihat kondisi ini, kelompok pemerhati lingkungan bersama warga setempat mendirikan pusat konservasi penyu. Program ini tidak hanya berfokus pada penyelamatan telur dari predator dan pemburu liar dengan memindahkannya ke penetasan semi-alami, tetapi juga merintis ekowisata edukatif. Wisatawan yang datang dibatasi jumlahnya dan diedukasi agar tidak mengganggu proses peneluran. Hasilnya, kesadaran warga meningkat; mereka yang dulunya kerap menjual telur penyu kini beralih profesi menjadi pemandu wisata, penyedia homestay, atau perajin suvenir khas penyu. Pendapatan ekonomi warga ikut terangkat seiring dengan meningkatnya jumlah tukik (anak penyu) yang berhasil dilepasliarkan kembali ke laut.
Meskipun demikian, tantangan belum usai. Abrasi pantai yang menggerus garis pantai mengancam lokasi penetasan alami. Pemerintah daerah bersama masyarakat kini mulai merintis penanaman mangrove secara masif di sepanjang garis pantai untuk menahan abrasi sekaligus memulihkan ekosistem pesisir secara utuh.
Berdasarkan teks argumentatif di atas, pernyataan manakah yang merupakan evaluasi atau kesimpulan yang tepat dan didukung langsung oleh isi teks? Pilihlah dua jawaban yang benar!
APenurunan jumlah penyu hijau di Pantai Sukamade disebabkan sepenuhnya oleh kegiatan perburuan telur secara liar oleh nelayan lokal.
BPengembangan ekowisata berbasis penangkaran penyu terbukti memberikan dampak positif ganda bagi kelestarian satwa dan peningkatan ekonomi warga sekitar.
CPemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu dalam menghentikan alih fungsi lahan pesisir agar habitat bertelur penyu tetap terjaga.
DLarangan total terhadap seluruh kunjungan wisatawan ke Pantai Sukamade merupakan satu-satunya cara mutlak untuk menyelamatkan penyu dari kepunahan.
Tabel benar / salah
Lihat stimulus/bacaan
Sampah plastik kini telah menjadi ancaman nyata bagi kelestarian ekosistem laut di Indonesia. Setiap tahunnya, jutaan ton sampah plastik bermuara di lautan lepas. Masalah terbesar bukanlah plastik berukuran besar yang mudah terlihat, melainkan plastik yang terbuang ke perairan laut terdegradasi menjadi mikroplastik yang sangat berbahaya bagi rantai makanan biota laut. Partikel kecil ini dikonsumsi oleh ikan kecil, yang kemudian dimangsa oleh ikan besar hingga akhirnya sampai ke meja makan manusia. Selain itu, kasus kematian pada mamalia laut dan penyu terus meningkat. Berdasarkan pengamatan para peneliti pesisir, penurunan populasi penyu tidak disebabkan oleh perburuan liar semata, melainkan karena penyu sering mengira kantong plastik terapung sebagai ubur-ubur makanan mereka, sehingga menyebabkan saluran pencernaan mereka tersumbat. Upaya pembersihan pantai saja tidak pernah cukup untuk menyelesaikan akar masalah ini. Berdasarkan kondisi tersebut, solusi terbaik bukanlah sekadar daur ulang, melainkan pembatasan ketat penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional yang harus segera didukung oleh kesadaran masyarakat luas.
Berdasarkan teks argumentasi di atas, tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut mengenai dampak penggunaan kantong plastik sekali pakai terhadap ekosistem laut adalah BENAR atau SALAH.
Plastik yang terbuang ke laut dapat berubah menjadi partikel mikroplastik yang mengancam rantai makanan biota laut.Benar / Salah
Penurunan populasi penyu di laut sepenuhnya disebabkan oleh perburuan liar oleh nelayan lokal.Benar / Salah
Penulis menyimpulkan bahwa pembatasan kantong plastik sekali pakai lebih diutamakan daripada sekadar mengandalkan daur ulang.Benar / Salah

Aplikasi ini adalah media latihan mandiri yang disusun mengacu pada kisi-kisi resmi Pusmendik, bukan merupakan kanal atau aplikasi resmi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen.