Lihat stimulus/bacaan
Desa Sukamaju kini menjadi percontohan dalam pengolahan sampah organik mandiri. Sejak tahun lalu, warga setempat sepakat meninggalkan cara lama membakar sampah daun dan sisa makanan di pekarangan rumah. Sebagai gantinya, mereka mendirikan pusat pengomposan komunal di setiap tingkat RT. Pengomposan komunal di Desa Sukamaju bertujuan untuk mengurangi volume sampah organik rumah tangga secara kolektif. Setiap pagi, petugas kebersihan keliling mengambil wadah sampah khusus dari tiap rumah warga untuk dibawa ke tempat penampungan sementara sebelum diolah.
Proses pengolahan ini melibatkan pencampuran sampah hijau dan coklat dengan rasio yang tepat, lalu diaduk secara berkala agar sirkulasi udara lancar. Berdasarkan catatan pengurus bank sampah, metode ini terbukti mampu memangkas hingga 70 persen sampah organik yang biasanya berakhir di tempat pembuangan akhir. Selain itu, proses ini menghasilkan pupuk kompos berkualitas tinggi yang dapat dimanfaatkan kembali oleh warga untuk pertanian dan perkebunan warga tanpa harus membeli pupuk buatan pabrik.
Berdasarkan informasi dalam teks, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai alasan utama penggunaan metode pengomposan komunal di desa Sukamaju?
AMetode komunal dipilih karena menghemat biaya pembelian pupuk kimia yang mahal bagi setiap warga.
BMetode tersebut dinilai paling efektif untuk mengurangi volume sampah organik rumah tangga secara kolektif dan menghasilkan kompos berkualitas.
CWarga desa diwajibkan oleh kepala desa untuk menyerahkan seluruh sampah dapur agar tidak mencemari sungai.
DPemerintah daerah memberikan subsidi alat pengomposan modern hanya kepada desa yang menerapkan sistem komunal.