Kembali ke Daftar Soal
Simulasi TKA BerbayarSesuai Kisi-kisi PusmendikKelas 6Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia TKA — Simulasi 2

Simulasi TKA campuran dari seluruh materi kisi-kisi kelas 6.

30
Soal
73m
Waktu
Rp15.000
Akses Penuh

Paket ini termasuk dalam Akses Penuh — Rp15.000 untuk semua paket berbayar selama 30 hari. Tanpa langganan otomatis.

18 soal pilihan ganda6 soal multi-jawaban6 soal benar/salah
Harga spesial early user — khusus 100 pengguna pertamasisa 100 kuota

Pembayaran aman diproses lewat Mayar (QRIS, transfer bank, e-wallet).

  • Semua 30 soal paket ini plus seluruh paket berbayar Matematika & Bahasa Indonesia.
  • Paket baru yang ditambahkan selama masa akses ikut terbuka, tanpa biaya tambahan.
  • Pembahasan tiap soal terbuka supaya orang tua bisa mendampingi.
Punya kode dari guru? Masukkan di sini Masuk dengan Akun

Mencakup seluruh materi kisi-kisi kelas 6

  • Ide pokok dan simpulan

    gagasan utama paragraf, kalimat utama, menyusun simpulan

  • Makna kata dan ungkapan

    menafsirkan kata, istilah, dan ungkapan dari konteks kalimatnya

  • Fakta, opini, dan bukti

    membedakan fakta dan opini, menilai pernyataan dengan bukti di teks

  • Cerita dan teks praktis

    tokoh, alur, dan pesan cerita; petunjuk, aturan, dan pengumuman

Contoh soal

Cuplikan asli dari paket ini, satu untuk tiap tipe soal. Kunci jawaban dan pembahasan terbuka setelah paket dikerjakan.

Pilihan ganda
Lihat stimulus/bacaan
Dusun Sumber Makmur sedang diuji oleh serangkaian kejadian yang membuat warga cemas. Dalam beberapa minggu terakhir, beberapa petani kehilangan hasil panen cabai dan tomat di ladang mereka sesaat sebelum masa panen tiba. Pak RT segera mengumpulkan warga untuk berjaga malam secara bergiliran guna mengamankan dusun.
Kecurigaan warga perlahan mengerucut pada seorang pemuda bernama Riko yang jarang terlihat bekerja namun sering memiliki uang lebih dan hasil bumi di rumahnya. Warga dusun mulai resah karena sering kehilangan hasil kebun, dan kecurigaan mengarah kepada Riko yang dikenal panjang tangan. Meskipun belum tertangkap basah, sikap Riko yang selalu menghindar saat diajak berdialog membuat warga semakin yakin.
Suatu malam, pos ronda berhasil memergoki seseorang yang membawa karung berisi tomat segar keluar dari ladang Pak Tani. Setelah didekati, ternyata orang tersebut adalah Riko yang berusaha melarikan diri namun berhasil dicegah oleh warga yang geram.
Berdasarkan teks cerita di atas, apa arti ungkapan "panjang tangan" yang ditujukan kepada Riko oleh warga dusun?
ASenang membantu kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan.
BSuka merentangkan tangan untuk menyapa setiap orang di jalan.
CSuka menolong warga yang kesulitan membawa barang belanjaan.
DMemiliki kebiasaan mengambil barang milik orang lain tanpa izin.
Pilihan ganda kompleks — jawaban benar bisa lebih dari satu
Lihat stimulus/bacaan
Pagi itu, Ardi merengut di sudut kamar karena robot kardus buatannya roboh sebelum selesai. Ibu mendekatinya sambil membawa segelas teh hangat. "Jangan mudah menyerah, Nak. Kegagalan adalah awal dari keberhasilan," ucap Ibu lembut. Ardi menarik napas panjang lalu mengangguk. Ia sadar bahwa ia harus berkepala dingin dalam mencari letak kesalahan pada kerangka robotnya.
Di ruang keluarga, ayah sedang sibuk merapikan alat pertukangan. Ayah sudah banting tulang setiap hari agar Ardi bisa terus bersekolah dan membeli perlengkapan belajar yang dibutuhkan. Melihat kerja keras ayahnya, semangat Ardi perlahan bangkit kembali. Ia mengambil lem dan gunting, lalu mulai merancang ulang kardus tersebut dengan lebih teliti. Kali ini, ia tidak ingin tergesa-gesa agar karyanya bisa berdiri kokoh.
Berdasarkan cerita anak di atas, manakah dua pernyataan yang paling tepat untuk menafsirkan makna ungkapan atau istilah yang digunakan oleh tokoh di dalam teks?
AIstilah "berkepala dingin" pada paragraf kedua bermakna bahwa Ardi menyelesaikan masalah dengan tenang dan tidak emosional.
BUngkapan "besar kepala" pada paragraf pertama menggambarkan sikap Ardi yang sangat sombong dan meremehkan nasihat ibunya.
CUngkapan "ringan tangan" pada paragraf ketiga menunjukkan kebiasaan Ardi yang suka membantu orang lain tanpa diminta.
DIstilah "banting tulang" pada paragraf akhir menjelaskan usaha keras ayah Ardi dalam mencari nafkah untuk keluarga.
Tabel benar / salah
Lihat stimulus/bacaan
Sore itu, suasana di Sanggar Seni Rupa Melati tampak tenang. Tomi duduk termenung di sudut ruangan dekat galeri tempat lukisan dipamerkan. Hatinya gundah gulana mengingat kejadian minggu lalu. Tomi sempat dituduh panjang tangan oleh teman sekelasnya karena dompet milik Rian yang hilang ditemukan di dekat tasnya. Akibat tuduhan itu, harapan Tomi untuk mengikuti lomba melukis tingkat kecamatan hampir kandas karena ia merasa malu datang ke sanggar. Beruntung, Pak Seno selaku pembina sanggar segera menyelidiki masalah tersebut secara saksama. Ternyata, dompet Rian terselip tanpa sengaja di bawah meja belajar dan terbawa oleh buku Tomi. Setelah kesalahpahaman itu selesai, Rian mendatangi Tomi untuk meminta maaf secara terbuka. Kini, senyum kembali merekah di wajah Tomi dan ia kembali bersemangat menyiapkan kuas serta cat airnya.
Berdasarkan teks cerita di atas, tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut benar atau salah mengenai makna kata dan ungkapan yang digunakan oleh tokoh.
Ungkapan "panjang tangan" pada teks di atas memiliki arti suka mencuri.Benar / Salah
Istilah "galeri" dalam cerita tersebut bermakna sebagai tempat bermain bebas bagi anak-anak.Benar / Salah
Kata "kandas" di dalam teks menunjukkan arti gagal atau tidak tercapai.Benar / Salah

Aplikasi ini adalah media latihan mandiri yang disusun mengacu pada kisi-kisi resmi Pusmendik, bukan merupakan kanal atau aplikasi resmi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen.