Lihat stimulus/bacaan
Di Desa Sukamaju, warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau tiba. Sumur-sumur warga mulai mengering, dan mereka harus berjalan jauh ke sungai di kaki bukit. Melihat kondisi ini, Pak Budi, sang kepala desa, mengajak warga membuat lubang biopori di pekarangan rumah masing-masing. Biopori adalah lubang silindris yang dibuat vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air. Warga menyambut baik ide ini. Mereka bergotong royong melubangi tanah dan mengisinya dengan sampah organik seperti daun kering. Sampah ini memancing cacing tanah membuat terowongan kecil di dalam tanah yang mempercepat air meresap saat hujan. Setelah satu tahun berjalan, hasilnya sangat terasa. Saat kemarau tahun ini, sumur warga tidak lagi kering karena air hujan tersimpan dengan baik di dalam tanah. Gerakan sederhana ini terbukti berhasil mengatasi krisis air bersih di desa tersebut.
Simpulan yang paling tepat dari paragraf tersebut adalah...
ABiopori adalah lubang silindris berisi sampah organik yang dibuat oleh Pak Budi untuk memancing cacing tanah.
BKrisis air bersih di Desa Sukamaju berhasil diatasi berkat pembuatan lubang biopori yang digagas kepala desa.
CWarga Desa Sukamaju harus berjalan jauh ke sungai di kaki bukit setiap kali musim kemarau tiba karena sumur kering.
DSampah organik berupa daun kering dapat mempercepat proses resapan air hujan ke dalam tanah secara alami.